Kamis, 13 Januari 2011

6 Masalah Yang Perlu Diwaspadai Pengantin Baru


Tidak sedikit pasangan pengantin baru yang harus menghadapi ‘mimpi buruk’ usai pesta pernikahan. Mereka merasa tiba-tiba ada perubahan pada pasangan ketimbang saat masih pacaran. Masalah pun bisa datang dari banyak hal.
Berikut ini beberapa hal yang bisa menjadi sumber terjadinya letupan-letupan kecil dalam pernikahan. Jika tak buru-buru ditangani dengan tepat, 6 masalah ini bisa menjadi besar dan membahayakan pernikahan Anda:
1. Uang
Stres dan pertengkaran yang timbul gara-gara uang kerap kali jadi biang keladi nomor satu. Biasanya, ketika suami-istri bertengkar tentang uang, pertengkaran mereka sesunguhnya simbol dari sesuatu yang berbeda. Bisa saja hal itu karena perebutan kekuasaan, perbedaan nilai atau pandangan, atau hal-hal lain yang berhubungan dengan uang.
Bayangkan apa yang terjadi di masa sulit, jika di masa senang saja Anda dan si dia tak berhenti meributkan soal uang. Ketika masalah ekonomi melanda adalah hal yang wajar bila Anda berdua merasa terombang-ambing sehingga stres tak terhindarkan. Tekanan masalah keuangan biasanya akan berimbas pada hal-hal lain dan menyulut keributan-keributan baru yang tak berhubungan dengan sumber masalah utama, uang. Misalnya, gara-gara salah satu tertekan akibat problem finansial, ia menjadi kehilangan kesabaran dan mudah terpicu amarahnya sehingga stres pun menjalar ke mana-mana. Tanpa disadari, pertengkaran melebar ke bidang-bidang lain yang tak ada hubungannya dengan uang.
2. Anak
Hadirnya buah hati juga potensial menjadi sumber keributan dalam sebuah perkawinan. Bagi pasangan yang memang mengharapkan anak, kelahiran mereka ke dunia tentu membawa suka cita tersendiri. Namun begitu, memiliki anak dapat membawa tekanan tambahan dalam perkawinan karena merawat dan membesarkan anak membutuhkan sebuah tanggung jawab besar. Terjadinya perubahan peran sebagai orang tua, bertambahnya faktor-faktor yang akan membuat Anda dan si dia sulit bersepakat, dan tentu saja berkurangnya waktu untuk menikmati waktu berduaan saja. Kombinasi ini adalah ujian berat bahkan bagi pasangan yang memiliki ikatan kuat.
3. Stres
Stres atau tekanan yang rutin Anda hadapi sehari-hari akan memperburuk masalah-masalah yang sudah ada. Sama seperti tekanan finansial, stres umum yang muncul setiap hari bisa menguji kesabaran dan optimisme, menyebabkan Anda dan si dia semakin kurang saling memberi perhatian.
4. Kesibukan
Tanpa Anda sadari, problem-problem dalam pernikahan muncul akibat ketidakmampuan pasangan dalam mengatur waktu sehingga kesibukan mengambil alih segalanya. Pertama, pasangan yang sangat sibuk kemungkinan besar mendapati diri mereka merasa tertekan, terutama jika dalam beraktivitas sehari-hari tidak didukung oleh konsumsi vitamin dan asupan gizi yang baik, serta tidur yang berkualitas.
Ditambah lagi, kesibukan membuat kedekatan emosional antara suami dan istri kian berkurang karena minimnya waktu untuk dihabiskan bersama. Lambat laun, hati Anda dan si dia akan mulai terpisah meski fisik dekat secara jarak. Jika Anda berdua tak berusaha memperbaiki keadaan dan mengerahkan kekuatan sebagai satu tim yang kompak, Anda dan si dia hanya akan menghabiskan waktu dengan saling tuding dan menyalahkan. Kesibukan memang bisa menjadi sumber masalah, namun itu hanya terjadi jika Anda atau pasangan Anda tak mampu mengatur jadwal dengan baik. Ini sebuah tantangan yang menanti untuk Anda berdua selesaikan dengan bijaksana.
5. Kurang Komunikasi
Penyebab terbesar problem dalam rumah tangga adalah kurangnya komunikasi atau cara berkomunikasi yang buruk. Komunikasi yang buruk akan merusak semua yang telah dengan susah payah Anda bangun berdua di awal pernikahan. Komunikasi yang sehat adalah kunci utama.
6. Kebiasaan Buruk
Kadangkala pasangan bisa menyadari problem-problem dalam perkawinan lebih mudah diatasi jika keduanya mampu mengenali kebiasaan buruk masing-masing dan berusaha keras menghilangkannya. Misalnya, Anda lebih memilih diam ketika pasangan dengan malasnya membiarkan sepatu, baju, koran, atau buku-bukunye berserakan di mana-mana. Atau, Anda punya kebiasaan buruk selalu mengkritik dengan keras tindakan, pemikiran, ucapan, atau bahkan ide pasangan tanpa mempertimbangkan perasaannya. Pada dasarnya tipe masalah yang berasal dari kebiasaan buruk ini sangat bisa diatasi. Bahkan jika hanya salah satu pihak yang punya kesadaran untuk melakukan perubahan karena perubahan sesedikit apa pun akan menciptakan kondisi yang lebih baik dari sebelumnya. Jadi, jangan ragu berubah menjadi seseorang yang lebih baik demi si dia yang Anda cintai.
Sumber : detik.com

Minggu, 09 Januari 2011

PANJI SANG PENAKLUK TEWAS


Panji Sang Penakluk tewas saat mencoba menaklukkan komodo?? Benarkah berita tentang tewas nya Panji Sang Penakluk ini ??
Yuk, kita simak aja artikel mengenai berita Panji Sang Penakluk yang Tewas dicabik Komodo berikut ini….. cekidot !!
————————-kutipan artikel: Panji Sang Penakluk Tewas ———————
Mengenaskan nasib pemuda penjinak ular yang sering tampil di televisi ini, saat melakukan syuting di pulau komodo untuk pengambilan gambar aksinya “menaklukan” kadal raksasa itu tanpa di duga sang komodo yang tampak gusar karena merasa terganggu, mengamuk dan menyerang panji secara membabi buta.
Aksi panji kali ini memang terbilang nekad, dengan gaya khas nya yang rusuh ia sengaja mengganggu hewan berukuran panjang sekitar 2,5 meter itu dengan cara menarik narik ekornya secara kasar. Melihat sang komodo itu tampak enggan melayani aksinya dan mencoba lari ke semak semak, panji makin kasar dan brutal menarik ekornya, hingga pada satu titik hewan peninggalan prasejarah itu benar2 tidak bisa menahan amarahnya, di kejarnya panji hingga beberapa puluh meter, panji yang tidak menyangka respon binatang tsb kalang kabut, lari pontang panting.
Panji sempat melemparkan tasnya ke arah komodo tsb dengan harapan mengalihkan perhatian binatang itu, tapi ternyata binatang tsb benar2 mengincar panji, dengan satu terkaman kuat rontoklah tangan kanan panji di sambar kadal raksasa itu, detik selanjutnya makin parah karena sang komodo benar2 melampiaskan kemarahan dan laparnya, setelah di cabik cabik, tampak isi perut panji di lalap habis… oh Tuhan malang benar nasib pemuda ini.
Kameraman yang mengambil gambar tak bisa berbuat apa apa, tapi ia tak ada pilihan lain kecuali terus mengarahkan kamera pada adegan mengerikan itu, jeritan panji yang memilukan minta tolong pun sontak hilang saat kuku tajam komodo tsb menggasak lehernya, crottt… srettt srett.. darah mengalir deras, hidup memang kejam.
Ya kira2 demikianlah berita yang gw baca di detik..com dalam mimpi gw waktu ketiduran di depan tv setelah liat aksi panji & komodo di salah satu tv swasta kemarin. Mungkin karena sebel liat aksinya bener2 nggak bermutu, konyol. Mengganggu hewan liar dengan kasar cuma demi kepentingan syuting, apa sih yg mau di tampilkan? Pamer keberanian lawan hewan buas? Apa manfaat yang kami dapat dari tontonan itu? cuma dongkol yg luar biasa sambil mengumpat “tengil banget nih anak, sok jagoan sama binatang”
Informasi yang doi kasih pun sangat2 lucu dan dangkal : “ya pemirsa, ini lah dia komodo (gak usah dibilang juga udah tau), ia binatang yang sangat buas dan bisa mengibas ngibaskan ekornya (ya mana ada binatang buas mengibas ngibaskan duit cebanan?) aya aya wae. Beda banget sama acara produksi luar seperti steve Irwin (alm) ato rob bredl yang ngasih banyak informasi2 penting seputar hewan yg di eksplore nya.
Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4508602
———————-akhir kutipan artikel: Panji Sang Penakluk Tewas——————
Fiuuuuh, bikin kaget aja nih orang yang bikin berita. Kirain Panji Sang Penakluk tewas dicabik komodo beneran. Dah capek-capek mbaca sambil deg-deg an eee tahu-tahu dibelakangnya dikibulin ama yang bikin artikel. He2 meski bikin jengkel tapi postingan berjudul Panji Sang Penakluk Tewas Dicabik Komodo ini benar-benar kreatif, jadi saya putuskan untuk memposting ulang di blog Gosip Hangat Artis ini buat nambah koleksi :p.[-kritz]
Sumber : gosipArtis

hehehe.... maaf yah??? heny___ LOL... :)

Mengapa Pria Takut Berkomitmen? VIVAnews By Siswanto - Sabtu, 8 Januar

VIVAnews – Kebanyakan pria selalu ingin berada di dekat seorang wanita yang benar-benar dia inginkan sepanjang waktu. Mereka memiliki segudang alasan untuk itu.
Tapi, ketika tiba waktunya untuk berkomitmen dengan pasangannya, umumnya pria mencoba menghindari situasi itu dengan berbagai alasan. Ingin tahu alasannya mengapa pria takut ‘terikat’? Simak artikel yang dikutip dari laman Dating Tips ini.
- Dia tidak ingin "terikat"
Bagi kebanyakan pria, masuk ke hubungan yang lebih serius berarti tidak bisa lagi melakukan apa yang dapat mereka lakukan sebelumnya. Ini mungkin berarti dia tidak ingin ada orang lain yang membatasinya. Atau mungkin, mereka masih ingin menjalin hubungan khusus dengan wanita lain.
- Ada wanita lain dalam pikirannya
Sebagian pria tidak ingin berkomitmen ke hubungan resmi karena mereka masih terbayang-bayang wanita lain yang sangat diinginkannya.
- Dia takut gagal
Beberapa pria takut berkomitmen karena mereka mungkin memiliki masalah tertentu. Salah satunya adalah takut hubungan tidak akan berhasil seperti sebelumnya.
- Memiliki pengalaman buruk dari hubungan sebelumnya
Sebagian pria mungkin takut membuat ikatan dengan wanita karena memiliki beberapa pengalaman buruk dalam kisah percintaan sebelumnya. Mereka mengalami trauma sehingga cenderung menghindari komitmen agar tidak masuk ke situasi yang sama lagi.
- Dia tidak benar-benar ada dalam hubungan
Beberapa pria tidak ingin komitmen hanya karena mereka tidak benar-benar ada dalam hubungan itu. Mereka hanya memikirkan aspek fisik wanita belaka. Mereka tidak ingin masuk ke sisi emosionalnya.
- Dia tidak ingin ditekan
Mengajaknya berkomitmen kadang-kadang dapat menyebabkan pria tidak nyaman. Bagi mereka, ajakan itu serasa suatu paksaan.

sumber : yahoo.Mail

Makin Banyak Wanita Inggris Menjadi Muslim Antara



Antara
Antara - Senin, 10 Januari

London (ANTARA) - Lebih dari 100.000 wanita Inggris kulit putih yang berusia rata-rata 27 tahun memilih menjadi Muslim, angka tersebut dua kali lipat dalam 10 tahun dengan rata-rata usia 27 tahun karena mereka muak dengan konsumerisme dan imoralitas.
Koran terkemuka Inggris Daily dalam laporannya minggu ini yang ditulis Jack Doyle menyebutkan terjadi gelombang pada wanita kulit putih muda mengadopsi agama Islam, tahun lalu tercatat sekitar 5.200 orang di Inggris memilih Islam diantaranya adik ipar mantan PM Inggris Tony Blair.
Tahun lalu Lauren Booth, saudara ipar mantan Perdana Menteri Tony Blair, menarik perhatian luas ketika ia mengumumkan bahwa ia telah masuk Islam.
Pengamat masalah Islam di Inggris, Hakimul Ikhwan, S.Sos., MA kepada koresponden Antara London, Senin menyebutkan fenomena bertambahnya jumlah Muslim di Inggris, terutama White British ke Islam tidak bisa dilepaskan dari tingginya intensitas dan masifnya publikasi mengenai Islam.
Menurut dosen di Universitas Gajah Mada yang sedang mengambil Phd di Essex University, mengatakan jumlah masyarakat Muslim sejak beberapa dekade terakhir dan semakin meningkat signifikan dalam satu dekade terakhir.
Hakimul Ikhwan mengatakan menarik untuk melihat alasan sebagian wanita yang convert adalah karena Islam "membebaskan" mereka dari konsumerisme dan immoralitas dengan penggunaan burqah, jilbab, kerudung dan busana muslimah sejenisnya.
Lagi-lagi berbasis spirit demokrasi dan individualitas, wanita berbusana muslimah banyak ditemui di berbagai kota di Inggris. Para immigran bisa dengan bebas berbusana muslimah.
Kondisi ini menyajikan "cermin" bagi wanita Inggris menjawab problem konsumerisme dan kebiasaan pesta di kalangan muda Inggris, ujar sarjana sosiologi UGM Yogjakarta.
Justru diminati
Hakimul mengungkapkan muncul pertanyaan, mengapa Islam yang cenderung tampil dengan wajah negatif (radikal destruktif) justru diminati atau menarik "White British untuk Convert ke Islam" Fenomena ini bisa disebabkan oleh beberapa hal.
Menurut Hakimul Ikhwan, yang sedang melakukan riset S3 nya Islamifikasi di Inggris dan Barat, pertama, prinsip-prinsip Barat yang menekankan pada kreativitas dan kebebasan berfikir individu memungkinkan individu-individu di Inggris untuk mempelajari (mengkaji) lebih dalam mengenai Islam.
Informasi yang sangat luas mengenai Islam bisa didapat melalui internet, ujar dosen sosialogi UGM, menambahkan selain itu, diskursus mengenai Islam dan masyarakat Muslim menjadi topik kajian dan penelitian yang semakin diminati di perguruan tinggi.
Ketika Islam dikaji oleh individu dalam kerangka akademik/ intelektual, maka sesuai dengan prinsip-prinsip keilmuan (scientific Barat) harus mengakses beragam sumber pemikiran (school of thoughts) dan mazhab yang beragam (pros and cons).
Hal ini memungkinkan tampilnya kekayaan tafsir, hikmah (wisdom), dan humanity dalam Islam. Islam yang nonradikal, damai (peaceful), moderat dan pluralis semakin menarik perhatian masyarakat Barat, ujar salah satu pendiri MASIKA ICMI Yogyakarta, dan ketua Indonesian Moslem Association in Nottinghamshire-Leicestershire, UK .
Kecenderungan ketertarikan terhadap Islam yang antikekerasan dan moderat bisa dilihat misalnya dalam wacana dialog multiagama (multi-faiths dialog) serta upaya untuk "mengarusutamakan" (mainstreaming) Islam yang non-Timur Tengah.
Dikatakannya dalam konteks inilah, Indonesia menjadi primadona.
"Wajah Islam Indonesia yang moderat, toleran dan sadar gender, misalnya menjadi "topik" utama yang diangkat oleh mantan PM Tony Blair dan Presiden AS Barrack Obama dalam kunjungan mereka ke Indonesia," ujar Hakimul Ikhwan, yang meraih Master di bidang Politics dan Social Policy di University of Nottingham, Inggeris.
Sebagai bagian dari masyarakat Muslim Indonesia, memiliki kesempatan besar yang luar biasa untuk menjadikan ekspresi Islam Indonesia sebagai "mainstream" atau alternatif dari ekspresi Islam Timur Tengah yaitu Islam adalah satu dalam kaitannya dengan Al-Qur`an, tetapi ekspresinya berbeda-beda di Timur Tengah, India Pakistan dan Indonesia.
Selain faktor publisitas dan discourse Islam yang menguat di tingkat global, faktor lain yang juga sangat menentukan meningkatnya conversion ke Islam di kalangan White British adalah meningkatnya jumlah para imigran Muslim di Inggris seperti dari Pakistan, Turki, Bangladesh, Timur Tengah, dan Asia seperti Indonesia dan Malaysia.
Banyaknya imigran muslim tersebut membuat simbol-simbol Islam tersebar luas dan dapat ditemui di berbagai penjuru kota. Misalnya, Butcher Halal atau halal meat, pizza halal, dan lain sebagainya seperti banyaknya wanita di jalan yang mengenakan jilbab.
Istilah "halal" telah menjadi "ikon" publisitas yang sangat efektif tentang Islam. Penjualan daging halal di supermarket seperti Tesco, Asda, dan Sainsburry, misalnya, membuat Menteri Pertanian Inggris harus menjelaskan kepada publik tentang pengertian daging halal atau halal meat.
Dalam perkembangannya, halal meat tidak semata soal Islam, tetapi juga soal makanan yang sehat Healthy meat/food, demikian Hakim.
Sumber : yahooMail

Minggu, 26 Desember 2010

lets get started

ayo mulai.... kita buat dunia lebih berwarna... dengan menjadi ibu yang lebih baik bagi anak-anak kita... yuhhuwwww.... Jeng,,, ARISAN yuuuk... marrrreeeee....